BAHASA INDONESIA ENGLISH

Berita Terkait

  • Ditulis : Senin, 10 April 2017 Oleh : JOGJA INVEST
    Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM) DIY pada 20 Maret 2017 yang lalu telah menyelenggarakan Temu Investor di Harper Hotel Yogyakarta. Acara yang dihadiri kurang lebih 50 pengusaha di DIY itu dilaksanakan dalam rangka penguatan materi promosi investasi kepada calon investor potensial dan pe ....
  • Ditulis : Kamis, 23 Maret 2017 Oleh : JOGJA INVEST
    Pemerintah Daerah (Pemda) DIY pada akhir Februari 2017 lalu telah berpartisipasi dalam dua kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI yaitu Regional Investment Forum (RIF) dan Rakornas BKPM (Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal/KP3MN). Dua aca ....
  • Ditulis : Senin, 06 Februari 2017 Oleh : Jogja Invest
    TRIWULAN IV TAHUN 2016   BKPM DIY mencatat angka realisasi untuk triwulan IV tahun 2016 (periode bulan Oktober – Desember 2016) dengan total Rp.30.375.750.000,00 dengan realisasi investasi perusahaan PMA sebesar USD 1.418.100 atau Rp. 19.144.350.000 dan p ....
  • Ditulis : Senin, 05 Desember 2016 Oleh : Jogja Invest
    BKPM DIY mencatat angka realisasi untuk triwulan III tahun 2016 (periode bulan Juli – September 2016) dengan total Rp. 183.380.300.000,00 dengan realisasi investasi perusahaan PMA sebesar USD 6.202.300 atau         &n ....
  • Ditulis : Selasa, 29 November 2016 Oleh : Jogja Invest
    Ket foto: Tim pengadaan lahan NYIA dari BPN (kiri) sedang mengecek kelengkapan berkas administrasi (Foto: Asrul Sani) PT Angkasa Pura (AP) I kembali melakukan pembayaran ganti kerugian lahan bagi warga terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Balai Desa Glagah d ....

Kemenhub Optimalkan Tiga Lanud untuk Akses Pariwisata

Kategori : Investasi Ditulis : Senin, 28 November 2016 Oleh : Jogja Invest Dibaca Sebanyak : 13354 kali

Menpar Arief Yahya lagi-lagi memberikan dua jempol buat Menhub Budi Karya Sumadi. Komitmennya dalam membangun akses pariwisata tidak perlu diragukan lagi. Ada 3 pangkalan militer milik TNI AU yang akan disulap menjadi bandara komersial, yakni Bandara Gading di Gunung Kidul Yogyakarta, Bandara Wirasaba Purbalingga, dan Bandara Wiriadinata Tasikmalaya.

“Akses adalah komponen dari 3A yang vital dalam pengembangan destinasi pariwisata, selain Atraksi dan Amenitas. Akses udara akan membuka potensi wisata di daerah tersebut, contohnya Bandara Silangit, Danau Toba, Sumatera Utara. Begitu dibuka, kawasan itu semakin hidup dan berkembang,” kata Menpar Arief Yahya yang memberi contoh Bandara Silangit yang sudah tembus 15 ribu penumpang per bulan, atau 180 ribu orang per tahun, dari nol.

Dia berharap, hadirnya bandara baru dan diikuti oleh penerbangan komersial yang regular bisa membuat daerah itu semakin maju. Pariwisata adalah core economy negeri. Pariwisata adalah cara yang paling cepat, mudah dan murah untuk mendatangkan devisa, menaikkan PDB, dan menyerap tenaga kerja. “Karena itu, bersiap-siap, destinasi terdekat dari bandara-bandara itu segera dikembangkan, agar atraksinya semakin menarik,” kata dia.

Ketiga Lanud TNI AU di atas berada di kawasan yang memiliki potensi pariwisata yang menarik. Salah satu moda transportasi yang dapat dikembangkan adalah penerbangaan, karena telah ada fasilitas Lanud milik TNI AU yang memadai. Langkah Kemenhub dalam pengalihan Lanud TNI tersebut adalah dengan membuat MOU antara TNI AU dan Pemerintah Daerah. Mereka akan membentuk organisasi (Unit Penyelenggara Bandara/UPBU); setelah memenuhi segala persyaratan keselamatan, keamanan, dan pelayanan seperti penerbitan Sertifikat Bandara (SBU), Airport Security Programme (ASP), Airport Emergency Plan (AEP), dan lain sebagainya.

Seperti disampaikan Menhub Budi Karya Sumadi, pengembangan Lanud Wirasaba dan Gading, Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Daerah akan segera melakukan koordinasi dengan TNI AU, terutama untuk memulai MOU. Kemenhub sudah berkoordinasi TNI AU terkait penggunaan Bandara Wiriadinata, Tasikmalaya.

Pengalihan pengoperasian Bandara Gading sebagai bandara komersial akan dimulai dengan pengembangan sejumlah fasilitas oleh Kemenhub. Diantaranya, pembuatan taxiway, appron, dan landasan pacu, pengadaan rescue car, dan pengembangan fasilitas keamanan seperti pemasangan pagar di lingkungan bandara.

Bandara Gading berada di daerah Gunung Kidul yang memiliki dimensi runway 45 m x 1400 m, taxiway 18 m x 106 m, dan apron 70 m x 110 m. Bandara itu akan dikembangkan untuk penerbangan pribadi maupun pesawat komersial jenis ATR, atau baling-baling. “Tentu ini akan mendukung pengembangan potensi pariwisata dan kemaritiman di Gunung Kidul,” kata Menhub Budi Karya.

Bandara Wiriadinata berjarak ± 6 km dari pusat kota Tasikmalaya dan berjarak ±12 km dari Terminal Tipe A Kota Tasikmalaya. Saat ini, landasan masih 1.200 m x 30 m dan akan diperpanjang hingga 1.800 m. Sedangkan luas apron saat ini adalah 37 m x 37 m dan luas taxi way adalah 88 m x 25 m.

Di sisi darat, bandara tersebut sudah dilengkapi terminal penumpang, VIP room, tower, hanggar namun belum memiliki gedung PKPPK. Kondisi topografi sekitar Bandara Wiriadinata relatif datar dan kondisi obstacle clear. Ada beberapa tower BTS pada kawasan di Bawah Permukaan Horizontal Dalam, tapi sudah ada rekomendasi ketinggian bangunan dari Bandara Wiriadinata. Pada arah runway 33 dengan jarak ± 300 m dari threshold runway 33 terdapat jalan akses ke pemukiman penduduk. Akses tersebut dapat ditutup apabila akan dilakukan perpanjangan runway.

Sementara itu, Bandara Wirasaba, Purbalingga memiliki dimensi runway 850 m x 50 m yang dapat didarati Pesawat Casa 212 atau sejenisnya. Sedangkan dimensi appron Bandara Wirasaba adalah 100 m x 45 m, dan taxiway 30 m x 25 m.

Dengan akan beroperasinya Lanud tersebut menjadi bandara yang melayani penerbangan komersil, diharapkan bisa semakin memudahkan akses transportasi dari dan ke daerah-daerah tersebut sehingga dapat menarik wisatawan dan para investor. Dengan begitu, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah-daerah tersebut.

 

Sumber: KRjogja.com, Jumat, 25 November 2016 / 09:34 WIB

 


 1 2 3  Next >   Last >>