BAHASA INDONESIA ENGLISH

Virtual Tour

Kawasan Industri Piyungan Bantul (Sektor Infrastruktur)**

Dilihat Sebanyak : 4987 kali

Kawasan Industri Piyungan dirancang sebagai eco manufacturing complex yaitu sebuah kawasan industri dan pariwisata terpadu berstandar Internasional di DIY yang berbasis masyarakat, ramah lingkungan, berunsur kebudayaan dan didukung dengan sistem teknologi terintegrasi.

Deskripsi Proyek

  • Lokasi : Desa Srimulyo dan Sitimulyo Kecamatan Piyungan Bantul
  • Luas lahan : 335 Hektar
  • Tujuan Kawasan : kawasan industri dan pariwisata terpadu ramah lingkungan
  • Hamparan : Terdiri dari 5 sub Kawasan.

 

Keunggulan

  • Dilalui oleh jalan lingkar ring road Jogja.
  • 3 sub kawasan sudah ada masterplan.
  • Total kavling industri kelas A (1 Ha) 30 kavling, Industri kelas B (0,5 Ha) 11 kavling dan fasilitas umum 3 Ha.
  • Potensial untuk pengembangan Industri berbasis padat karya dan kreatif pada areal kawasanindustri seperti: industri kerajinan, mebel, garment, mainan, kemasan dan industri ekonomikreatif.
  • Potensial untuk pengembangan industri pariwisata bernuansa tradisional dan modern dan ecotourism.

Pengembangan Awal:

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PENDUKUNG KAWASAN INDUSTRI

1. Pembangunan Akses Jalan

Saat ini belum ada akses jalan yang cukup lebar ke lokasi kawasan industri. Dibutuhkan pembangunan akses jalan yang memadai yaitu:

  • Primary Road kontainer besar dan transportasi lainnya
  • Secondary Road untuk bus, mobil, motor di luar sirkulasi pabrik

2. Pembangunan Water Catchment

  • Pengadaan waduk buatan sebagai Storm water management yaitu pengalihan penyerapan air yang sebagian telah hilang akibat perkerasan jalan dan bangunan.
  • Juga berfungsi sebagai sarana pengolahan limbah sehingga dapat dipergunakan kembali untuk mengairi sawah dan sungai di lingkungan sekitar.

3. Pembangunan Water Treatment

  • Membangun jalan dan trotoar yang dapat menjadi tampungan air hujan dengan memasang permeable pavement serta memberi lahan untuk tumbuh-tumbuhan menyerap polusi.
  • Di bawah jalan dan trotoar dibangun sistem aliran air yang menuju waduk buatan untuk diolah kembali
  • Tampungan air tidak hanya di tanah tapi juga di atas bangunan sehingga dapat digunakan untuk mengaliri green rooftop.

4. Kebutuhan Fasilitas Umum/Penunjang Lain

  • Kantor pengelola
  • Sarana ibadah
  • Kantor pos
  • Sarana olah raga
  • Dormitory
  • Perbankan
  • Pusat Bisnis
  • Perumahan
  • Pendidikan dan pelatihan
  • Kesehatan
  • Pemadam kebakaran
  • Tempat pembuangan sampah

 

PEMBANGUNAN PENDUKUNG INDUSTRI PARIWISATA

1. TAMAN REKREASI

  • Seluas 5 Ha dapat memuat hingga 10 wahana permainan.
  • Terintegrasi dengan sarana parkir dan restoran dan bersebelahan dengan rumah sakit.
  • Konsep permainan tradisional dapat diterapkan pada arsitektur dan tema wahana.

2. HOSPITALITY AREA
Sebagian besar dari area ini akan berorientasi pada keindahan aliran sungai. Terdiri atas

  • Hotel/villa dengan konsep tradisional
  • Hotel/villa dengan konsep modern
  • Camping ground
  • Restoran dengan konsep alam

3. PERMACULTURE

Adalah cabang dari ilmu ecological design, enviromental design, integrated water development untuk mengembangkan arsitektur berkelanjutan, habitat yang dapat menghidupi dirinya sendiri, dan sistem pertanian modern. Berbagai kegiatan yang dapat dilakukan di Permaculture adalah:

  • Pasar organik
  • Edukasi lingkungan hidup
  • Permainan tradisional
  • Outbond

Galeri Foto

Lokasi