BAHASA INDONESIA ENGLISH

Berita Terbaru

Realisasi Investasi


Nilai investasi semester I tahun 2016 merupakan realisasi investasi langsung yang dilakukan selama 6 bulan periode pelaporan yaitu Januari – Juli 2016 berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diterima dari perusahaan PMA dan PMDN yang melakukan kegiatan usahanya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Besaran perolehan realisasi investasi dihitung diluar perolehan yang didapat dari penerimaan investasi Migas, Perbankan, Lembaga Keuangan Non Bank, Asuransi, Sewa Guna Usaha, dan Industri Rumah Tangga.

Total nilai realisasi investasi pada Semester I tahun 2016 sebesar Rp. 555.769.322.728,00. Dimana besaran realisasi Perusahaan PMA sebesar Rp. 180.225.787.600,00 dan besaran realisasi perusahaan PMDN sebesar Rp. 375.543.535.128,00.

Peringkat tiga terbesar perusahaan PMA berdasarkan nilai realisasi investasi yaitu, PT. Nasepa yang bergerak di bidang usaha Jasa Akomodasi berlokasi di Kabupaten Bantul dengan nilai realisasi $ 750.000, berikutnya PT. Maesindo Indonesia dengan bidang usaha Industri barang dari kertas lainnya berlokasi di Kabupaten Bantul dengan nilai realisasi investasi $ 492.900 (total $ 2.223.100) dan PT. Es Hupindo dengan bidang usaha Industri pengolahan es sejenisnya yang dapat dimakan (bukan es batu dan es balok) berlokasi di Kabupaten Sleman dengan besaran nilai realisasi investasi $ 363.300 (total $ 636.700).

Untuk perusahaan PMDN, PT. Koba Pangestu dengan bidang usaha Condotel Bintang 5 dan Apartemen, J-Walk dan Convention Center, berada pada peringkat pertama dengan nilai realisasi investasi sebesar Rp. 63.948.700.000,00 berlokasi di Kabupaten Sleman. Berikutnya, PT. Mega Andalan Kalasan dengan bidang usaha Industri peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapannya, industri sepeda dan kursi roda, industri barang logam lainnya, industri tangki, tandon air dan wadah dari logam serta industri sepeda motor dengan nilai realisasi investasi sebesar Rp. 18.856.800.000,00 dan total investasi sebesar Rp. 69.721.100.000. Terakhir di peringkat ketiga, PT. Odixa Pharma Laboratories dengan bidang usaha Industri farmasi dan produk obat kimia dengan nilai realisasi investasi sebesar Rp. 14.849.900.000,00 berlokasi di Kabupaten Kulon Progo.

Hingga semester I tahun 2016, Perusahaan PMA terlihat konsisten dalam melaksanakan kegiatan bisnisnya. Hal ini dapat diketahui dari besaran realisasi investasi yang tampak berbanding lurus dengan perencanaan investasi berdasarkan izin prinsip yang dimiliki masing-masing perusahaan.

Harapan Pemerintah adalah bagaimana perusahaan dalam negeri mampu bersaing dengan perusahaan asing dalam keberlangsungan kegiatan usaha, terlebih lagi dalam memenuhi kebutuhan pasar baik dalam negeri maupun luar negeri.

Bila kita cermati, arah perkembangan investasi di DIY sudah sesuai dengan harapan Pemerintah. Hal ini bisa kita lihat, geliat pertumbuhan investasi Perusahaan PMDN mulai tahun 2014 hingga semester I tahun 2016 meningkat pesat seiring dan dapat bersaing dengan perusahaan PMA yang ada.