Lapor LKPM

Kafka

Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) adalah laporan mengenai perkembangan realisasi Penanaman Modal dan permasalahan yang dihadapi Pelaku Usaha yang wajib dibuat dan disampaikan secara berkala. Kewajiban penyampaian LKPM dilakukan secara daring dan berkala melalui SPIPISE untuk kegiatan usaha yang dilakukan oleh Pelaku Usaha. Penyampaian LKPM mengacu pada data dan atau perubahan data Perizinan Berusaha termasuk perubahan data yang tercantum dalam sistem OSS sesuai dengan periode berjalan.

Dasar Hukum LKPM

  1. Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal

Pasal 15: “Setiap penanam modal berkewajiban membuat laporan tentang kegiatan penanaman modal dan menyampaikannya kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal..’

Sanksi (Pasal 34): Badan Usaha atau usaha perseorangan yang tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditentukan dalam Pasal 15 dapat dikenakan sanksi administratif berupa peringatan tertulis; pembatasan kegiatan usaha; pembekuan kegiatan usaha dan/atau fasilitas penanaman modal; atau pencabutan kegiatan usaha dan/atau fasilitas penanaman modal.

  1. Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal

Pasal 7 (c): “Setiap penanam modal berkewajiban menyampaikan LKPM.”

Pasal 12: LKPM disampaikan oleh Pelaku Usaha secara daring melalui SPIPISE

Sanksi (Pasal 31(a)) : BKPM atau BPMPTSP Provinsi atau BPMPTSP Kabupaten/Kota atau Badan Pengusahaan KPBPB atau administrator KEK atau instansi teknis terkait sesuai dengan kewenangannya, mengenakan sanksi administratif kepada pelaku usaha yang tidak memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7.

Manfaat LKPM:

  • Bagi Investor: Sarana komunikasi pemerintah dan perusahaan, serta fasilitasi jika ada kendala/hambatan yang dihadapi Perusahaan.
  • Bagi BKPM RI: Untuk memperoleh data Perkembangan Realisasi Penanaman Modal dan informasi masalah/hamabtan yang dihadapi perusahaan.
  • Bagi DPPM DIY/DPMPT Kabupaten Kota: Untuk mengetahui Perkembangan Realisasi Penanaman Modal per Provinsi/Kabupaten/Kota dan informasi masalah/hambatan yang dihadapi perusahaan.

Periode Penyampaian LKPM:

Pelaku Usaha wajib menyampaikan LKPM setiap 3 (tiga) bulan (triwulan), diatur sebagai berikut:

  1. Laporan triwulan I disampaikan tanggal 1 - 10 bulan April;
  2. Laporan triwulan II disampaikan tanggal 1 -10 bulan Juli;
  3. Laporan triwulan III disampaikan tanggal 1 - 10 bulan Oktober;
  4. Laporan triwulan IV disampaikan tanggal 1 - 10 bulan januari tahun berikutnya.

Aplikasi LKPM Online dapat diakses dengan menggunakan komputer/laptop spesifikasi standar yang dilengkapi dengan akses ke jaringan internet. Akses ke sistem disarankan menggunakan browser: Mozilla Firefox atau Google Chrome dengan alamat website https://lkpmonline.bkpm.go.id/. Perusahaan login LKPM Online menggunakan user ID dan Password dari BKPM RI.