BERITA TERKINI

Jepang Jajaki Pengembangan Sabo Merapi

Kafka
Jepang Jajaki Pengembangan Sabo Merapi
13 Januari 2020 - 12:39

 

Yogyakarta (13/01/2020) jogjaprov.go.id – Teknologi Sabo, hasil kerjasama Indonesia – Jepang terus dikembangkan untuk menanggulangi bencana erupsi gunung berapi di DIY. Sabo yang merupakan sistem pengendalian erosi, sedimen, lahar hujan, dan penanganan tanah longsor ini dibangun di hampir di semua aliran sungai berhulu Merapi.  

Guna meninjau perkembangan, dan memperbaiki kualitas Sabo, Parlemen Jepang menemui Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Senin (13/01) di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Merapi yang memiliki siklus 4 tahunan ini memang mengundang simpati Jepang yang juga merupakan negara rawan bencana.

Kepala rombongan sekaligus Anggota Parlemen Jepang, Iwai Shigeki menyampaikan bahwa Sabo berfungsi menahan sedimen pasir saat terjadi hujan. Dengan begitu, material yang mengalir karena hujan tidak menimbulkan kerusakan di daerah yang ada di bagian bawah. Tentunya hal ini sangat penting untuk mengurangi dampak erupsi.

“Sabo berperan sangat penting untuk menjamin keamanan masyarakat DIY, selain itu, juga menjaga kekayaan alam DIY,” ujar Shigeki.

Shigeki menyampaikan, kedatangannya saat ini adalah untuk meninjau serta mendapatkan berbagai masukan untuk menyempurnakan Sabo yang sudah dibangun di DIY. Menurut Shigeki, dalam waktu dekat tidak direncanakan untuk membangun Sabo yang baru. Pemerintah Jepang fokus pada perbaikan terhadap Sabo yang sudah dibangun.

Shigeki menjelaskan, Jepang memilih menjalin kerjasama dengan DIY dengan berbagai pertimbangan. Selain karena Jepang dan DIY adalah daerah rawan bencana, juga karena DIY memiliki keterbukaan pemikiran. “Jepang sangat menghargai pendapat masyarakat lokal setempat, jadi kami akan mendengarkan pendapat mereka. Kami juga akan meningkatkan kerjasama di bidang lain,” jelas Shigeki.

Lebih lanjut Shigeki menyampaikan, Sri Sultan memberikan tanggapan yang sangat baik terhadap rencana pengembangan Sabo ini. Menurutnya, Sri Sultan banyak memberikan masukan yang bagus untuk memaksimalkan fungsi dan kinerja Sabo.

“Tadi kami berdiskusi dan beliau (Sri Sultan) menginginkan untuk ada pembenahan Sabo, sehingga mampu membawa lahar yang berkumpul diatas Sabo menuju ke bawah,” tutup Shigeki. (uk)

 

Humas Pemda DIY

source : https://jogjaprov.go.id/berita/detail/8442-jepang-jajaki-pengembangan-sabo-merapi