BERITA

APEL SENIN PAGI: Peringatan Sewindu UUK DIY

Kafka
APEL SENIN PAGI: Peringatan Sewindu UUK DIY

Hari ini Senin, 31 Agustus 2020, bertepatan dengan peringatan delapan tahun berlakunya Undang-Undang Nomor 13 tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di bulan yang sama ini pula, 75 tahun yang lalu bertepatan dengan begabungnya Yogyakarta dengan Republik Indonesia yang saat itu berumur masih sangat muda, setelah diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

Berdasarkan informasi yang dibagikan Humas Pemda DIY, perjalanan keistimewaan merupakan apresiasi atas perjalanan seluruh elemen wilayah ini terhadap keberlangsungan Republik, keberlanjutan demokrasi, mendukung eksistensi keberagaman, pengembangan kearifan lokal, dan yang terpenting, semangat dari keistimewaan adalah bagian dari jalan untuk menatap masa depan. 

Keberadaan pemerintahan di Yogyakarta sebagai penerus Dinasti Mataram telah ada jauh sebelum lahirnya Republik Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan keberadaan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang didirikan oleh Pangeran Mangkubumi pada tahun 1755, yang kemudian bergelar Sultan Hamengku Buwono I.

Demikian halnya dengan keberadaan Kadipaten Pakualaman yang didirikan Pangeran Notokusumo (saudara Sultan Hamengku Buwono II) yang kemudian bergelar Adipati Paku Alam I pada tahun 1813. 

Dwi tunggal ini kemudian memiliki skema pemerintahan sendiri setingkat negara. 

Setelah Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945, Sri Sultan Hamengku Buwono IX bersama Sri Paduka Paku Alam VIII mengirimkan telegram ucapan selamat dan dukungan kepada Presiden Soekarno.

Menanggapi hal tersebut, sehari kemudian, tanggal 19 Agustus 1945 Presiden Sukarno mengeluarkan Piagam yang menyatakan kedudukan Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII sebagai pemimpin Yogyakarta. 

Pada kesempatan yang berbahagia ini, peringatan sewindu Undang-Undang Keistimewaan DIY bertepatan dengan hari Senin, dimana ASN di Dinas Perizinan dan Penanaman Modal melaksanakan Apel pagi. Seluruh ASN di lingkungan Pemda DIY mengenakan pakaian tradisional, sebagai bentuk apresiasi atas hari jadi Penetapan Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berikut foto ASN di lingkungan Pemda DIY selepas mengikuti apel Senin pagi: