BERITA

Pemda DIY Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Filipina

Kafka
Pemda DIY Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Filipina

Bantul – Untuk mengembangkan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke mancanegara, khususnya Filipina, Dinas Perizinan dan Penanaman Modal (DPPM) DPPM DIY bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila menyelenggarakan diskusi virtual bertajuk Exploring Potentials of Yogyakarta and Philippines for a Better Connectivity pada Kamis, 25 Maret 2021 pagi.

Pada forum yang diikuti oleh para pelaku usaha dan industri wisata di kedua negara itu, Kepala DPPM DIY Agus Priono yang hadir sebagai salah satu pembicara mengatakan, potensi kerja sama dan konektivitas antara Yogyakarta dan Filipina masih sangat terbuka untuk ditingkatkan.

“DIY saat ini telah mengoperasikan bandara internasional yang baru. Saat ini, kami sedang mengembangkan konsep aerotropolis. Ini merupakan  kesempatan yang baik bagi calon investor untuk berinvestasi di beberapa klaster di aerotropolis tersebut,” ujar Agus.

Selain itu, Agus juga menjelaskan gambaran umum perekonomian DIY dan beberapa potensi andalan lainnya di DIY, antara lain pendidikan, ekonomi kreatif, dan perdagangan.

Forum yang dibuka langsung oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Manila Widya Rahmanto itu menyepakati bahwa terbuka lebar kemungkinan untuk membuka rute penerbangan baru antara Manila dan Yogyakarta. Namun, perlu langkah-langkah spesifik untuk menuju ke sana, terutama dalam hal strategi promosi dan upaya untuk mengenali potensi masing-masing.

“Konektivitas tidak akan efektif bila kedua pihak belum saling mengenali potensi masing-masing,” kata Widya.

Selain itu, lanjutnya, perlu komitmen dari semua pihak untuk mengenalkan potensi DIY kepada masyarakat Filipina.

“Langkah yang dapat ditempuh antara lain dengan menyelenggarakan fam trip (familiarization trip) yang tidak hanya diikuti oleh pelaku industri wisata tetapi juga asosiasi bisnis di Filipina, menyelenggarakan travel mart, dan pembuatan paket wisata,” ujar Kepala Badan Promosi Pariwisata DIY GKR Bendara menanggapi, yang diamini oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo.

Untuk membangun konektivitas yang lebih tinggi antara Yogyakarta dan Filipina, forum tersebut juga menyepakati untuk melakukan pertemuan lanjutan guna menyusun peta jalan pengembangan konektivitas dan kerja sama di berbagai sektor. (IS/FM, DPPM DIY)