Delegasi Republik Ceko yang tengah melawat ke Indonesia menyempatkan diri mengunjungi Yogyakarta. Rombongan yang dipimpin oleh Presiden Senat Republik Ceko Milan Stech ini rencananya akan melakukan berbagai agenda di Yogyakarta mulai dari Jamuan Makan Malam di Keraton, melaksanakan Business Forum dan melakukan diskusi lebih lanjut terkait potensi investasi serta melaksanakan pertemuan dengan DPRD DIY.

Salah satu kegiatan utama dalam lawatan ini adalah Business Forum dan Diskusi mengenai potensi investasi yang dilaksanakan pada Rabu, 20 September 2018 di Gedhong Pracimosono, Komplek Kepatihan, Yogyakarta. Kegiatan ini diawali dengan pertemuan terbatas antara Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, PT. Angkasa Pura I, PT KAI, dan delegasi Republik Ceko di Gedhong Wilis.  Gubernur mengatakan Pemda DIY akan mendorong peluang kerja sama Indonesia dengan Republik Ceko.  Melalui PT. KAI, peluang kerja sama di bidang perkeretaapian sangat terbuka.

"Kemungkinan ada untuk join dengan PT. KAI, apakah nanti untuk pembangunan rel dari airport ke Tugu, maupun dari Yogyakarta ke Borobudur. Rel nanti bisa dibangun di sebelah tol. Selain itu ada produk-produk yang lain yang mungkin bisa dibicarakan," ungkap Sri Sultan. Agenda lanjutan dari pertemuan ini adalah Business forum yang mempertemukan antara KADIN DIY dengan KADIN Republik Ceko, masih pada hari yang sama.

Asisten Sekda DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan Budi Wibowo dalam kesempatan Jamuan Makan Malam sebelumnya pada Selasa, 19 September 2018 mengatakan kedatangan delegasi Ceko pada dasarnya untuk membicarakan peluang kerja sama dengan Indonesia. Untuk itu, ia menegaskan DIY selalu siap jika diajak turut serta dalam kerja sama di bidang apapun.

“Kami selalu siap, apalagi DIY memiliki banyak sekali peluang dalam hal investasi, salah satunya dengan akan dibukanya New Yogyakarta International Airport (NYIA). Keberadaan NYIA merupakan kesempatan untuk mengadakan kerja sama bagi kedua negara, Indonesia maupun Republik Ceko,” paparnya.

“Pemda DIY selalu siap akan menindaklanjuti jika memang potensi DIY yang akan dikerjasamakan, tapi yang jelas harus menguntungkan kedua belah pihak. Selain NYIA, peluang investasi lain yang juga kami sodorkan, misalnya Kraton, potensi pantai, sumber daya alam yang ada di DIY, pendidikan juga bisa,” katanya.

Menurut Budi, kerja sama dengan Ceko kemungkinan besar akan diarahkan pada bidang transportasi karena negara yang terletak di Eropa tengah tersebut terkenal dengan teknologi transportasinya. “Mereka sangat luar biasa di bidang teknologi transportasi, misalnya teknologi perkeretaapian dan bandara,” imbuhnya.

Dalam Business Forum yang diselenggarakan pada Rabu, 20 September 2018 di Gedhong Pracimosono, Komplek Kepatihan yang mempertemukan KADIN DIY, KADIN Republik Ceko dan Pemda DIY, Republik Ceko meminati kerja sama bisnis dengan DIY setidaknya di 3 bidang yakni medis, industri dan pembangunan infrastruktur. 

Business Forum di Pracimosono dibuka oleh Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X. Beliau berharap hubungan bisnis Republik Ceko dan DIY dapat diwujudkan lebih konkret.  Oleh karena itu diharapkan forum bisnis dilanjutkan dengan pembahasan mendalam untuk mendapatkan kesepakatan-kesepakatan bisnis.

''Ini suatu kehormatan DIY dapat turut berperan dalam meningkatkan kerja sama antara Republik Indonesia dan Republik Ceko. Kami sangat senang bisa mempromosikan peluang-peluang investasi dalam sektor perdagangan dan infrastruktur kepada Republik Ceko,'' ungkap Wagub DIY Sri Paduka Paku Alam X pada sambutan mewakili Gubernur DIY.

Milan Stech, Presiden Senat Parlemen Republik Ceko pada kesempatan ini juga berharap kerjasama yang terjalin bisa memberikan kemajuan bagi kedua pihak.  Sedangkan Michal Stefl, Wakil Presiden Kadin Republik Ceko, mengungkap bahwa setelah berdiskusi dengan Gubernur DIY, Republik Ceko ingin bekerja sama di bidang medis, industri, dan pembahasan pembangunan infrastruktur kereta api untuk New Yogyakarta International Airport (NYAI) di Kulon Progo.

“Kami memiliki banyak penawaran untuk bekerja sama membangun infrastruktur di DIY. Tentunya kami perlu berdiskusi lebih dalam sehingga bisa optimal,'' tambah Michal Stefl.

Dalam kesempatan ini juga ditandatangani MoU antara KADIN DIY dengan KADIN Republik Ceko.Ketua Umum Kadin DIY Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi menyatakan forum bisnis akan masih didalami menuju kerja sama konkret.  Namun demikian saat ini arahnya akan fokus pada bandara, kereta api, pelabuhan, dan rumah sakit.

 

Bid. Promosi

Sumber Gambar : Humas Pemda DIY