PARTISIPASI DIY DALAM INDONESIA INFRASTRUCTURE WEEK 2018

PARTISIPASI DIY DALAM INDONESIA INFRASTRUCTURE WEEK 2018

Indonesia Infrastructure Week (IIW) ke-6 tahun 2018 diselenggarakan oleh KADIN Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Shipwoners Nasional, Kementerian PUPR, Himpunan Kawasan Industri (HKI), Masyarakat Kereta Api Indonesia, Asosiasi Sistem Integrator dan Sekuriti Indonesia (ASISINDO), dan Asosiasi Air Indonesia (IdWA), dibantu oleh Tarsus Indonesia (PT Infrastructure Asia) selaku organizer event tersebut. IIW yang di tahun 2018 memasuki tahun keenam penyelenggaraannya ini mengambil tema: Menyatukan sektor publik dan swasta untuk mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bahwa pembangunan infrastruktur juga bisa mempersatukan Indonesia dan juga bisa menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Indonesia Infrastructure Week 2018 diikuti oleh 122 peserta, terdiri atas institusi pemerintah baik di pusat maupun daerah, BUMN dan perusahaan-perusahaan swasta, baik yang ada di Indonesia maupun dari luar negeri. BUMN dan perusahaan swasta peserta antara lain PT Aecom Indonesia, PT Agility International, Ale Heavylift, Alfa Goldland Realty TBK, PT Artha Industrial Hill. Sedangkan Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM) DIY menjadi salah satu peserta yang berasal dari instansi pemerintah selain diantaranya Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Badan Pengusahaan Batam, Kementerian Perindustrian, Himpunan Kawasan Industri, Dewan KEK, Hitachi, DPMPTSP Banten, DPMPT Jatim, DPMPTSP Provinsi Kalimantan Timur, DPM dan PTSP Sumatera Barat, Pemerintah DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Jatim.  

Pembukaan oleh Presiden RI

Acara Indonesia Infrastructure Week 2018 dibuka oleh Presiden Joko Widodo bersamaan dengan pemberian 1000 sertifikat untuk tenaga kerja di bidang konstruksi. Pada kesempatan ini, Presiden sangat berterima kasih kepada tenaga kerja di bidang konstruksi, karena tanpa kontribusi mereka, program peningkatan infrastruktur di Indonesia tidak akan dapat berjalan, terutama infrastruktur di daerah pedalaman seperti Papua yang lokasinya berbukit-bukit.

Partisipasi Daerah Istimewa Yogyakarta

Stand BKPM DIY membawa materi promosi diantaranya dari DIY, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo. Untuk menyesuaikan dengan tujuan pameran yang lebih menitikberatkan ke infrastruktur, BKPM membawa materi utama yaitu Tanjung Adikarto dengan pertimbangan bahwa Pelabuhan perikanan  ini sudah lama dicanangkan, sudah dibangun beberapa fasilitas di dalam pelabuhan, sedang disiapkan untuk bisa masuk dalam KPBU dan terus dipantau perkembangan pembangunannya oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti. Pengunjung stand pun kemudian banyak tertarik menanyakan perihal pembangunan Pelabuhan Tanjung Adikarto diantarnya sudah sejauh mana progress pembangunannya, kapan akan mulai operasional, besar kapal yang bisa bersandar, apakah bisa magang di sana dan masih banyak lagi. 

Selain tentang Tanjung Adikarto, tidak sedikit pula yang menanyakan peluang investasi yang ada di DIY, status lahan untuk investasi, dan peluang investasi di sekitar calon bandara New Yogyakarta International Airport.

DIharapkan partisipasi dalam IIW 2018 ini akan membawa manfaat bagi proses pembangunan infrastruktur di DIY yang merupakan bagian penting dalam akselerasi pertumbuhan dan pemerataan pertumbuhan ekonomi wilayah. 

Dinas Terkait