Yogyakarta, 3 Maret 2026 – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY menggelar pertemuan koordinasi bersama Kepala DPMPTSP Kabupaten/Kota se-DIY di Ruang Rapat DPMPTSP DIY. Pertemuan ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan visi dalam mendorong pencapaian target realisasi investasi daerah.
Hadir dalam pertemuan ini para pimpinan DPMPTSP dari lima wilayah:
-
Bapak Mohamad Arif Aldian, S.IP., M.Si. (Kepala DPMPTSP Kab. Gunung Kidul)
-
Bapak Sarji, S.IP., M.A.P. (Kepala DPMPTSP Kab. Kulon Progo)
-
Ibu Dra. Annihayah, M.Eng. (Kepala DPMPTSP Kab. Bantul)
-
Ibu Triana Wahyuningsih, S.Si., M.T. (Kepala DPMPTSP Kab. Sleman)
-
Bapak Budi Santosa, S.STP., M.Si. (Kepala DPMPTSP Kota Yogyakarta)
Sinergi untuk Target Investasi 2026
Kepala DPMPTSP DIY, Bapak Ghofar Ismail, menegaskan bahwa kolaborasi lintas wilayah adalah kunci dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan kompetitif. Hal ini sejalan dengan Kesepakatan Bersama antara Gubernur dan Bupati/Walikota se-DIY mengenai pembangunan daerah.
“Investasi tidak dapat berjalan optimal tanpa koordinasi yang solid antara provinsi dan kabupaten/kota. Oleh karena itu, sinergi program promosi, penyediaan data potensi unggulan, serta percepatan pelayanan perizinan harus terus diperkuat,” tegas Ghofar Ismail.
Pada tahun 2026, DIY mendapatkan target realisasi investasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM sebesar Rp10,84 Triliun. Angka ini naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,64 Triliun. Capaian investasi tahun 2025 sebesar Rp8,4 Triliun menjadi pijakan untuk optimisme pencapaian target baru tersebut, meski di tengah keterbatasan sumber daya lahan yang clean and clear.
Poin Kesepakatan Sinergi
Dalam pertemuan ini, dihasilkan beberapa poin kesepakatan krusial, di antaranya:
-
Penyusunan kalender promosi investasi terpadu tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
-
Pertukaran dan integrasi data potensi investasi unggulan daerah.
-
Penguatan pendampingan dan fasilitasi bagi investor, mulai dari tahap perencanaan hingga realisasi proyek.
-
Pembentukan forum komunikasi rutin sebagai wadah koordinasi dan evaluasi kinerja investasi.
-
Optimalisasi sistem perizinan berusaha berbasis risiko melalui platform Online Single Submission (OSS).
Harapan Masa Depan
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem investasi yang lebih inklusif, transparan, dan berdaya saing. Sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota diyakini mampu meningkatkan daya saing daerah guna menarik lebih banyak kepeminatan investasi. Hal ini diharapkan tidak hanya mendukung pencapaian target realisasi, tetapi juga membuka lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan tetap berakar pada keunggulan khas DIY.
#InvestasiDIY #JogjaInvest







