BERITA

Triple Helix Dorong Pengembangan Knowledge Based Economy DIY

Kafka
Triple Helix Dorong Pengembangan Knowledge Based Economy DIY

Bantul – Sebagai tindaklanjut Forum Jejaring Promosi dan Informasi Investasi DIY yang diinisiasi oleh DPPM DIY pada 3 Juni 2021, Royal Blue Lantern Foundation dan Pintek beserta Kadin DIY menyelenggarakan diskusi virtual dengan tema“Investing and Empowering Yogyakarta Education Sector Through Innovation, Critical Thinking, and Competence Base Learning” pada Selasa, 15 Juni 2021.
Dalam pembukaannya GKR Mangkubumi selaku Ketua Kadin DIY mengatakan bahwa prioritas DIY ada pada sektor pendidikan dan pariwisata. Oleh karena itu kolaborasi untuk memajukan pendidikan di DIY urgent untuk dilakukan. Adapun Ioann Fainsilber dari PT. Pinduit Teknologi Indonesia (Pintek), sebuah perusahaan fintech untuk pendidikan yang mempunyai misi mendorong transformasi pendidikan melalui inovasi layanan keuangan, dalam sambutannya menegaskan komitmennya mendukung ekosistem knowledge based economy di DIY, baik secara pendampingan maupun pendanaan.
Pada forum yang diikuti oleh para stakeholder dari kalangan dunia pendidikan dan pelaku usaha baik dari dalam maupun luar negeri ini, Kepala DPPM DIY Agus Priono mengatakan bahwa membangun ekosistem knowledge based economy merupakan tanggung jawab bersama.  Sehingga harus ada action plan yang jelas yang dapat mendorong tercapainya misi pengembangan inovasi dan pengetahuan melalui pendidikan.
Senada dengan apa yang disampaikan Agus, Hargo Utomo dari UGM mengatakan sudah saatnya DIY menjadi lokomotif pemulihan ekonomi nasional melalui knowledge based economy dengan membangun kolaborasi dan menentukan prioritas investasi. Untuk mewujudkan hal ini diperlukan timeline implementasi sehingga ada tindak lanjut yang konkrit.  Didik Wardaya, Kepala Dinas Disdikpora DIY, menambahkan bahwa sekolah perlu dilibatkan untuk pengembangan SDM yang terhubung dengan kebutuhan industri untuk membangun link antara sekolah dengan industri yang akan menjadi wahana keterlibatan siswa di dunia kerja, antara lain dengan magang, pelatihan dan sertifikasi.
Forum ini menyepakati diperlukannya langkah-langkah konkrit strategis dalam merumuskan rencana aksi dan menyusun timeline kegiatan, terutama rencana penyusunan rancangan pilot project yang akan dikerjakan bersama-sama.