BERITA

UMKM Naik Kelas dengan Kemitraan Usaha

Kafka
UMKM Naik Kelas dengan Kemitraan Usaha

Bantul – Setelah beberapa kali menyelenggarakan sosialisasi kemitraan usaha, pada tanggal 21 September 2021 yang lalu DPPM kembali menyelenggarakan forum kemitraan usaha dengan mengangkat tema “Kolaborasi untuk Mendorong UMKM DIY Naik Kelas melalui Kemitraan Usaha” dengan mengundang para pelaku usaha UMKM dari berbagai sektor di DIY. 
Selain narasumber dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dalam acara ini hadir pula narasumber dari Usaha Besar seperti PT. Busanaremaja Agracipta, CV. Tashinda Putraprima dan CV. Luwes Putra Pratama. Para narasumber ini hadir untuk berbagi pengalaman dalam bermitra serta membuka peluang kemitraan kepada para peserta.
Benang merah paparan yang disampaikan oleh para narasumber adalah bahwa kolaborasi melalui kemitraan usaha merupakan hal yang mutlak untuk dikerjakan sehingga UMKM dapat naik kelas. Dengan kemitraan usaha, UMKM dan Usaha Besar dapat meningkatkan pendapatan melalui peningkatan produktivitas, efisiensi biaya, peningkatan kualitas produk dan SDM. Terlebih lagi jika kemitraan yang terjalin memegang teguh prinsip saling membutuhkan, saling memperkuat dan saling menguntungkan sehingga kedua belah pihak mempunyai posisi yang setara.
“Untuk menjalin kemitraan yang berkesinambungan, UMKM harus mampu menjadi ahli di bidang masing-masing dengan tetap mempertahankan kualitas dan menjaga kepercayaan mitra serta konsumen sehingga tetap bersaing.” Demikian ujar Bapak Johni Sahlan dari CV. Tashinda Putraprima
Bantuan yang diberikan oleh Pemda hanya merupakan stimulan sehingga UMKM harus mempersenjatai diri dengan melengkapi legalitas dan sertifikasi. Selain itu pembentukan wadah bersama seperti koperasi akan mempermudah Usaha Besar mengakses UMKM untuk bermitra. Hal ini juga merupakan pekerjaan rumah yang besar bagi Pemda DIY untuk membuat database UMKM sehingga mudah dijodohkan dengan Usaha Besar.
Dalam kesempatan kali ini juga dilakukan pendantanganan Surat Kesepakatan Kemitraan Usaha antara 3 Usaha Besar dan 7 UMKM, yaitu antara PT. Busanaremaja Agracipta dengan UD. Bina Jaya dan Adil Plast; CV. Tashinda Putraprima dengan Berkah Jaya, Nardha Steel dan Sronto Kayu serta CV. Luwes Putra Pratama dengan Che-En Collection dan Puspita Indigo Batik Natural Dye. 
Dengan dukungan regulasi yang mewajibkan Perusahaan Besar untuk bermitra dengan UMKM dan dengan semakin mudahnya mengurus legalias berusaha, semoga kedepan akan lebih banyak lagi kemitraan usaha yang terjalin sehingga UMKM makin mantab menapaki tangga untuk dapat naik kelas.