BERITA

Sinergi dalam Kemitraan Usaha untuk Membuka Peluang Merambah Pasar Global

Kafka
Sinergi dalam Kemitraan Usaha untuk Membuka Peluang Merambah Pasar Global

Bantul – Untuk terakhir kalinya di Tahun Anggaran 2021, pada hari Kamis tanggal 18 November 2021 bertempat di Grand Ambarrukmo Yogyakarta, DPPM DIY menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kemitraan Usaha dengan mengusung tema “Sinergi dalam Kemitraan Usaha untuk Membuka Peluang Merambah Pasar Global.” Program kemitraan usaha yang diwajibkan oleh Pemerintah bagi usaha menengah-besar melalui UU Cipta Kerja ini dimaksudkan untuk mengantarkan UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia agar segera dapat masuk dalam rantai pasok global.
Untuk mencapai hal ini, Pemerintah, perbankan, asosiasi, pelaku usaha menengah-besar maupun UMKM perlu bergerak bersama dengan sinergis sehingga UMKM merambah pasar gobal bukan lagi menjadi sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Pada kegiatan kali ini DPPM menggandeng Kantor Perwakilan BI di DIY, Kadin DIY, CV. Cocoon Asia dan Bahana Batik sebagai narasumber kegiatan.
Dalam pembukaannya, Kepala DPPM DIY, Agus Priono, M.Ec, menyampaikan bahwa peluang UMKM merambah pasar global sangat terbuka, terlebih dengan dukungan teknologi informasi dan adanya kemitraan dengan usaha besar. Namun sayangnya sampai saat ini baru sekitar 7% UMKM yang mempunyai keterkaitan dengan pengusaha besar dan baru 13% UMKM yang go digital. Untuk meningkatkannya, DPPM siap memfasilitasi.
BI dan Kadin DIY juga berkomitmen dalam mendukung UMKM dapat merambah pasar global melalui program-program yang telah dikerjakan berupa pembinaan dan fasilitasi UMKM, promosi perdagangan dalam dan luar negeri, penguatan UMKM melalui assessment ketangguhan UMKM, sinergi UMKM dengan industri melalui International Trading House dan lain sebagainya. Para pembicara sepakat bahwa langkah awal yang dapat dilakukan untuk merambah pasar global adalah dengan UMKM go digital dan sinergitas antara para pemangku kepentingan.
“Kemitraan usaha yang menempatkan kedua belah pihak setara dan saling membutuhkan merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh pelaku usaha untuk ekspansi usaha dan mengglobal. Sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi hal yang penting untuk dilakukan.” Ujar Djujuk Aryati, pembicara dari CV. Cocoon Asia, menutup presentasinya.
Sebagai wujud dukungan kepada UMKM, pada kegiatan tersebut dilaksanakan juga penandatanganan kesepakatan kerjasama antara CV. Cocoon Asia dengan 2 UMKM (CV. Kubikasia dan Ziidanwood) dan Bahana Batik dengan 3 UMKM (Batik Nitik Blawong, Omah Batik Sekar Turi, dan Serumpun Batik).