5 Februari 2025
Bantul, DIY–Di awal tahun 2025, Pemda DIY melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY melakukan beberapa fasilitasi kerja sama luar negeri, baik dengan mitra di dalam maupun luar negeri. Hal ini menegaskan keberadaan DPMPTSP DIY sebagai organisasi pemerintah daerah yang mengemban tugas dan fungsi kerja sama internasional.
Pada 15 Januari 2025, DPMPTSP DIY memfasilitasi pertemuan antara Direktorat Kerja sama Intrakawasan dan Antarkawasan Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI dengan Dinas Kebudayaan DIY dan Manajemen ArtJog. Pertemuan yang berlangsung di Museum Sonobudoyo, Yogyakarta ini membahas persiapan awal ASEF LinkUp: Asia-Europe Cultural Diplomacy Lab. ASEF LinkUp adalah forum tahunan para pegiat seni di kawasan Asia dan Eropa untuk berbagai pengetahuan dan pengalaman serta berjejaring. Tahun ini, Indonesia terpilih menjadi tuan rumah. Oleh Kementerian Luar Negeri RI, Daerah Istimewa Yogyakarta dipilih sebagai tempat penyelenggaraan.
Selanjutnya, pada 23 Januari 2025 pagi, Kepala DPMPTSP DIY Agus Priono mendampingi Wakil Gubernur DIY saat menerima audiensi Victoria’s Commissioner to Southeast Asia, Ms. Naïla Mazzucco, beserta delegasi Victorian Government Trade and Investment (VGTI) Jakarta di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Audiensi ini dilakukan sebagai perkenalan Ms. Naïla Mazzucco sebagai Komisioner yang baru. Seperti diketahui, sejak 2017 Pemda DIY dan Pemerintah Negara Bagian Victoria, Australia telah menjalin kerja sama persahabatan dengan bidang kerja sama meliputi kebudayaan, inovasi industri, dan pendidikan. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Victoria menyampaikan komitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan DIY.
Cukup banyak implementasi kegiatan di bawah kerja sama ini, antara lain Youth Music Camp (pelatihan untuk musisi muda DIY dengan instruktur dari Melbourne Symphony Orchestra/MSO) setiap tahun sejak tahun 2016; Victorian Young Leaders (VYL) to Yogyakarta (program pertukaran pelajar setingkat SMA dari Victoria di DIY) pada tahun 2019; partisipasi perwakilan Victoria pada kegiatan Pelatihan Budaya bertajuk Friends of Yogyakarta 2024; dan Emerging Fashion Designers Bootcamp (program internship tiga desainer muda Victoria di DIY pada tahun 2024) yang diakhiri dengan partisipasi peserta bootcamp pada Jogja Fashion Week 2024.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, berharap kerja sama ini dapat meluas ke bidang-bidang lainnya, seperti bidang perekonomian, agar lebih banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari kerja sama ini.
Sore harinya, di hari yang sama, Kepala DPMPTSP DIY mewakili Sekretaris Daerah DIY menerima kunjungan perwakilan Kedutaan Besar Singapura di Jakarta di Kantor Sekda DIY. Kunjungan ini utamanya dilakukan sebagai persiapan awal the 9th International Relations Executive Milestone Programme (IREMP) yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Singapura. IREMP adalah program pelatihan bagi ASN Singapura setingkat eselon 3 dan 4 terutama dalam hal pengelolaan kerja sama internasional. Di Indonesia, program ini akan diselenggarakan di Jakarta dan Yogyakarta. Pada pertemuan tersebut, dijajaki pula beberapa peluang kerja sama dengan pemerintah Singapura, mulai dari pengembangan kapasitas SDM bagi ASN DIY hingga pengembangan ekonomi kreatif.
Keesokan harinya, pada 24 Januari 2025 Kepala DPMPTSP DIY bersama perwakilan beberapa OPD di lingkungan Pemda DIY dan sektor swasta (antara lain KADIN DIY, ACICIS, Yogyakarta Royal Orchestra, Komunitas Startup Jogja, dan Bima Perkasa Basketball Club) menghadiri breakfast meeting yang diselenggarakan oleh VGTI, Australia di Hotel Ambarrukmo, Yogyakarta. Pertemuan ini dilakukan untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama antara DIY dan Victoria secara lebih terperinci.
Kemudian pada penghujung Januari, pada 30 Januari 2025, perwakilan DPMPTSP DIY bersama Kepala Dinas Kebudayaan DIY melakukan pertemuan dengan Head of Second Cities, Strategy & Network Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Ms. Farah Chaudry, di Dil Rani Restaurant, Yogyakarta. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Duta Besar Inggris Inggris dengan Gubernur DIY tahun lalu, untuk menjajaki peluang kerja sama antara DIY dengan Kota Edinburgh terutama di bidang pengelolaan situs warisan budaya dunia UNESCO. Seperti diketahui, DIY memiliki Sumbu Filosofi Yogyakarta yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada tahun 2023. Sementara itu, Edinburgh di Inggris memiliki Old and New Towns of Edinburgh yang telah ditetapkan lebih dahulu menjadi warisan budaya dunia, yaitu pada tahun 1995.
Di hari yang sama, Gubernur DIY menerima kunjungan dari tim United Kingdom Partnership for Accelerated Climate Transitions (UK-PACT) di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Pada pertemuan tersebut, pemerintah Inggris melalui tim UK-PACT menawarkan bantuan kepada Pemda DIY untuk mendukung upaya pengurangan emisi karbon di DIY. UK-PACT adalah program yang didanai pemerintah Inggris untuk mendukung negara-negara dalam mengatasi perubahan iklim. Program ini bertujuan untuk mempercepat transisi negara-negara mitra ke pembangunan rendah karbon.